Jumat, 27 Mei 2011

Program BK SMPN 2 Saketi

PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING
SMP NEGERI 2 SAKETI
TAHUN PELAJARAN 2010-2011


Program merupakan acuan atau pedoman dalam melaksanakan kegiatan dalam hal ini kegiatan layanan bimbingan dan konseling . Program Bimbingan dan konseling ini disusun berdasarkan Rambu-rambu penyelenggaraan bimbingan dan konseling dalam jalur pendidikan.
Berdasarkan buku rambu-rambu tersebut dapat dipertimbangkan tentang penyususnan program bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa, kondisi sekolah. Adapun program bimbingan dan konseling yang penulis susun adalah sebagai berikut :

1. Dasar Pemikiran
Progam bimbingan dan konseling sekolah merupakan serangkaian rencana aktivitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah yang selanjutnya akan menjadi pedoman bagi setiap personil dalam melaksanakan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah, adapun sebagai dasar pemikiran adalah :qq
a. Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
b. Peraturan Pemerintah Diknas no 22 tahun 2006 tentang Standar Isi
c. Peren Diknas nomor 23 tahun 2006 Standar Kompetensi Lulusan dalam hal bimbingan konseling adalah untuk mencapai kemandirian siswa
d. Rambu-rambu penyelenggaraan bimbingan dan konseling dalam jalur formal
e. Hasil analisa kebutuhan sekolah dan siswa SMP Negeri 2 Saketi
SMP Negeri 2 Saketi untuk Tahun Pelajaran 2010-2011 ini memerlukan program bimbingan dan konseling yang dapat mengembangkan kompetensi peserta didik di bidang pribadi, sosial, belajar dan karir.


2. Visi dan Misi
a. Visi : Membangun iklim sekolah bagi kesuksesan seluruh peserta didik
b. Misi : Menfasilitasi seluruh pserta didik menguasai kompetensi di bidang akademik, pribadi – sosial, karir berlandaskan pada tata kehidupan etis normatif dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Deskripsi Kebutuhan
Perilaku peserta didik yang diharapkan dapat dikuasai tiada lain adalah rumusan tugas-tugas perkembangan pada tingkat SMP.


Tugas-Tugas Perkembangan Peserta Didik SMP yaitu :

1. Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa kepada Tauhan Yang Maha Esa.
2. Mempersiapkan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan yang sehat.
3. Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita.
4. Memamantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan yang lebih luas.
5. Mengenal kemampuan, bakat dan minat serta arah kecendrungan karir dan apresiasi seni.
6. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan/atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat.
7. Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi.
8. Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara.

Dari Tugas-tugas Perkembangan di atas akan akan di bagi dalam beberapa aspek perkembangan yang dituangkan dalam Standar Kemandirian Peserta Didik.

Standar Kemandirian Peserta Didik Tingkat SMP yaitu :
1. Aspek Perkembangan : Landasan Hidup Religius
No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mengenal arti dan tujuan ibadah.
2. Akomodasi Berminat mempelajari arti dan tujuan setiap bentuk ibadah.
3. Tindakan Melakukan berbagai kegiatan ibadah dengan kemauan sendiri



2. Aspek Perkembangan : Landasan Perilaku Etis

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mengenal alasan perlunya mentaati aturan/norma berperilaku.
2. Akomodasi Memahami keragaman aturan/patokam dalam berperilaku dalam kontek budaya.
3. Tindakan Bertindak atas pertimbangan diri terhadap norma yang berlaku.

3. Aspek Perkembangan : Kematangan Emosi

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mengenal cara-cara mengekspresikan perasaan secara wajar.
2. Akomodasi Memahami keragaman ekspresi perasaan diri dan orang lain.
3. Tindakan Mengekspresikan perasaan atas dasar pertimbangan kontekstual.

4. Aspek Perkembangan : Kematangan Intelektual

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mempelajari cara-cara pengambilan keputusan dan pemecahan masalah.
2. Akomodasi Menyadari adanya resiko dari pengambilan keputusan.
3. Tindakan Mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan resiko yang mungkin terjadi.

5. Aspek Perkembangan : Kesadaran Tanggung Jawab Sosial

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mempelajari cara-cara memperoleh hak dan memenuhi kewajiban dalam lingkungan kehidupan sehari-hari.
2. Akomodasi Menghargai nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Tindakan Berinteraksi dengan orang lain atas nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan hidup.

6. Aspek Perkembangan : Kesadaran Gender

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mengenal peran-peran sosial sebagai laki-laki atau perempuan.
2. Akomodasi Menghargai peranan diri dan orang lain sebagai laki-laki atau perempuan dalam kehidupan sehari-hari
3. Tindakan Berinteraksi dengan lain jenis secara kolaboratif dalam memerankan peran jenis.

7. Aspek Perkembangan : Pengembangan Pribadi

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mengenal kemampuan dan keinginan diri.
2. Akomodasi Menerima keadaan diri secara positif.
3. Tindakan Menampilkan perilaku yang merefleksikan keragaman diri dalam lingkungannya.

8. Aspek Perkembangan : Perilaku Kewirausahaan ( Kemandirian Perilaku Ekonomis )

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mengenal nilai-nilai perilaku hemat, ulet, sungguh-sungguh, dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari.
2. Akomodasi Menyadari manfaat perilaku hemat, ulet, sungguh-sungguh, dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari.
3. Tindakan Membiasakan diri hidup hemat, ulet, sungguh-sungguh, dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari.

9. Aspek Perkembangan : Wawasan dan Kesiapan Karir

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mengekspresikan ragam pekerjaan, pendidikan dan akivitas dalam kaitan dengan kemampuan diri.
2. Akomodasi Menyadari keragaman nilai dan persyaratan dan aktivitas yang menuntut pemenuhan kemampuan tertentu.
3. Tindakan Mengidentifikasi ragam alternatif pekerjaan, pendidikan dan aktivitas yang mengandung relevansi dengan kemampuan diri.

10. Aspek Perkembangan : Kematangan Hubungan dengan teman Sebaya

No. Tataran/
Internalisasi Tujuan Standar Kemandirian
1. Pengenalan Mempelajari norma-norma pergaulan dengan teman-teman sebaya yang beragam latar belakangnya.
2. Akomodasi Menyadari keragaman latar belakang teman sebaya yang mendasari pergaulan.
3. Tindakan Bekerjasama dengan teman sebaya yang beragam latar belakangnya.


3. Tujuan Bimbingan dan konseling
Setelah mendapatkan pelayanan bimbingan konseling, peserta didik paling tidak mendapatkan tiga hal yang dirumuskan ke dalam tataran tujuan yaitu :
a. Penyadaran, untuk membangun pengetahuan dan pemahaman peserta didik terhadap perilaku atau standar kompetensi yang harus dipelajari dan dikuasai.
b. Akomodasi, untuk membangun pemaknaan, internalisasi, dan menjadikan perilaku atau kompetensi baru sebagai bagian dari kemampuan dirinya.
c. Tindakan, yaitu mendorong peserta didik untuk mewujudkan perilaku dan kompetensi baru itu dalam tindakan nyata sehari-hari.

4. Komponen Program
Program bimbingan dan konseling mengandung empat komponen pelayanan, yaitu : (1) pelayanan dasar ; (2) pelayanan responsif ; (3) perencanaan individual, dan (4) dukungan sistem.
Keempat komponen program tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Pelayanan Dasar
Pelayanan dasar diartikan sebagai proses pemberian bantuan kepada seluruh konseli melalui penyiapan pengalaman terstruktur secara klasikal atau kelompok yang disajikan secara sistematis dalam rangka pengembangan perilaku jangka panjang sesuai dengan tahap dan tugas-tugas perkembangan ( yang dituangkan sebagai standar kompetensi kemandirian ).
Tujuan pelayanan dasar adalah membantu konseli agar (1) memiliki kesadaran tentang diri dan lingkungannya, (2) mampu mengembangkan keterampilan untuk penyesuaian diri dengan lingkungannya, (3) mampu menangani masalahnya, (4) mampu mengembangkan dirinya dalam rangka mencapai tujuan hidupnya.
Fokus pengembangam pelayanan dasar adalah aspek-aspek pribadi, sosial, belajar dan karier. Materi yang bisa dikembangkan antara lain mencakup : (1) self-esteem, (2) motivasi berprestasi, (3) keteramplan pengambilan keputusan, (4) keterampilan pemecahan masalah, (5) keterampilan hubungan antar pribadi atau komunikasi, (6) penyadaran keragaman budaya, (7) perilaku bertanggung jawab.

b. Layanan Responsif
Layanan responsif merupakan pemberian bantuan kepada konseli yang menghadapi kebutuhan dan masalah yang memerlukan pertolongan dengan segera. Bantuan yang diberikan dapat dilakukan melalui pelayanan konseling individual, konsultasi dengan orang tua, guru, alih tangan kasus dll.
Tujuannya adalah membantu konseli dalam menyelesaikan masalah yang dirasakan saat itu yang berkenaan dengan masalah pribadi, sosial, belajar dan karier atau masalah pengembangan pendidikan.
Fokus pengembangan bergantung kepada masalah atau kebutuhan konseli. Masalah konseli pada umumnya tidak mudah dipahami secara langsung tetapi dapat dipahami melalui gejala yang ditampilkan.
Gejala perilaku bermasalah yang mungkin dialami konseli diantaranya : (1) merasa cemas tentang masa depan, (2) mersa rendah diri, (3) berperilaku kekanak-kanan, (4) membolos dari sekolah, (5) malas belajar, (6) kurang memiliki kebiasaan belajar yang positif, (7) kurang bisa bisa bergaul, (8) prestasi belajar rendah, ((9) malas beribadah, (10) masalah pergaulan bebas, (11) masalah tawuran, (12) menejemen stress, (13) masalah dalam keluarga.
Tekhnik yang bisa digunakan adalah dengan inventori tugas perkembangan (ITP), angket konseli, leger, psikotes dan Alat Ungkap Masalah (AUM).

c. Perencanaan Individual
Perencanaan Individual adalah bantuan kepada konseli agar mampu merumuskan dan melalukan aktivitas yang berkaitan perencanaan masa depan berdasarkan pemahaman akan kelebihan dan kekurangan dirinya, serta pemahaman akan peluang dan kesempatan yang tersedia di lingkungan.
Layanan yang bisa diberikan seperti Layanan orientasi, informasi, konseling individual, rujukan, kolaborasi, dan advokasi.
Tujuan pelayanan ini adalah: (1) memiliki pemahaman tentang diri dan lingkungannya, (2) mampu merumuskan tujuan, perencanaan terhadap perkembangan dirinya yang menyangkut aspek pribadi, sosial, belajar dan karier, (3) dapat melakukan rencana yang telah dilakukan.

Melalui pelayanan ini diharapkan konseli dapat :
1. Mempersiapkan diri demi masa depannya.
2. Menganalisis kekuatan dan kelemahan dirinya.
3. Mengukur tingkat pencapaian tujuan dirinya.
4. Mengambil keputusan tentang rencana dirinya.

Fokus pengembangan pelayanan individual adalah :
1. Aspek belajar meliputi memanfaatkan keterampilan belajar, memilih pendidikan lanjutan,
memilh kursus yang tepat, dan memahami nilai belajar sepanjang hayat.
2. Aspek karier meliputi memahami peluang karier, memahami latihan-latihan pekerjaan,
memahami kebiasaan bekerja positif.
3. Aspek Sosial seperti pengembangan keterampilan sosial yang efektif.
4. Aspek Pribadi seperti pengembangan konsep diri yang positif.

d. Dukungan Sistem
Dukungan sistem merupakan pelayanan dan kegiatan menejemen, tata kerja, infra struktur dan pengembangan kemampuan Guru Pembimbing atau konselor, yang secara tidak langsung memberikan bantuan kepada konseli karena bertambahnya kemampuan guru pembimbing dalam memahami pelaksaan bimbingan dan konseling. Hal yang lebih penting bagi Guru Pmbimbing adalah meningkatkan profesionalisme yaitu dengan dengan selalu memutakhirkan pengetahuan dan keterampilannya melalui: in-service training, aktif dalam organisasi, aktif dalam kegiatan ilmiah dan melanjutkan pendidikan ke program yang lebih tinggi.

Dukungan Sistem ini meliputi :

1. Pengembangan Jaringan menyangkut tentang :
(a). Konsultasi dengan guru
(b). Bekerjasama dngan orang tua.
(c). Berpartisipasi dalam kegiatan sekolah.
(d). Bekerjasama dengan sekolah lainnya.
(e). Melakukan penelitian tentang hal yang berkaitan dengan Bimbingan Konseling.
(f). Melakukan kerja sama dengan ahli lain yang berkaitan dengan Bimbingan dan
Konseling.
2. Kegiatan Manajemen meliputi :
(a). Pengembangan program
(b). Pengembangan Staf
(c). Pemanfaatan sumber daya
(d). Pengembangan penataan kebijakan.

5. Strategi Layanan
Untuk kegiatan program bimbingan dan konseling tahun 2008-2009 ini digunakan strategi atau pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan atau kondisi sekolah saat ini sebagai berkut :
1. Bimbingan Kelas, pelayanan bagi peserta didik untuk memahami yang berkaitan dengan aspek pribadi, sosial, beajar dan karier.
2. Pelayanan Orientasi, merupakan kegiatan yang memungkinkan peserta didik memahami dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.
3. Pelayanan Informasi yaitu pemberian informasi kepada peserta didik tentang berbagai hal yang dipandang bermanfaat.
4. Pelayanan Bimbingan Kelompok yaitu bantuan kepada peserta didik melalui dinamika kelompok.
5. Pelayanan Pengumpulan Data merupakan kegiatan pengumpulan peserta didik baik tentang data pribadi maupun lingkungannya.
6. Konseling individual yaitu bantuan kepada peserta didik yang mengalami dan hambatan dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya. Peserta didik dibantu dalam mengidentifikasi masalah, penyebab masalah, penemuan alternatif pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan secara tepat.
7. Konseling kelompok yaitu bantuan kepada peserta didik yang mengalami dan hambatan dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya. Peserta didik dibantu dalam mengidentifikasi masalah, penyebab masalah, penemuan alternatif pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan secara tepat, melalui dinamika kelompok.
8. Referal ( Rujukan atau Alih Tangan ), apabila guru pembimbing kurang memiliki kemampuan untuk menangani masalah konseli, maka sebaiknya mengalihtangankan konseli kepada pihak yang lebih berwenang.
9. Kolaborasi dengan Guru Mata Pelajaran atau Wali Kelas, dalam hal memeroleh informasi tentang peserta didik ( seperti prestasi belajar, kehadiran, pribadi dll ), membantu memecahkan masalah, mengidentifikasi aspek-aspek bimbingan ( menciptakan sosio emosional kelas yang kondusif, memahami kondisi peserta didik yang unik, menandai peserta didik yang diduga bemasalah, membantu peserta didik yang mengalami kesulitan belajar melalui remedial, mereferal peserta didik yang mengalami masalah pada guru pembimbing, memberikan informasi baru tentang kaitan mata pelajaran dengan bidang kerja yang diminati peserta didik, memahami perkembangan dunia industri, menampilkan pribadi yang baik, memberikan informasi tentang cara mempelajari mata pelajaran yang diberikannya secara efektif )
10. Kolaborasi denga Orang Tua, memungkinkan memberikan informasi tentang peserta didik dalam upaya memecahkan masalah dan pengembangan potensi.
11. Kolaborasoi denga pihak luar, memungkinkan untuk peningkatan mutu pelayanan
12. Konsultasi dengan guru, orang tua, kepala sekolah dalam upaya membangun kesamaan persepsi dalam memberikan bimbingan pada peserta didik.
13. Bimbingan Teman Sebaya adalah bimbingan yang dilakukan peserta didik terhadap peserta didik lainnya.
14. Konferensi Kasus, untuk membahas permasalahan peserta didik dalam suatu pertemuan yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memebrikan keterangan, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik. Pertemuan ini bersifat terbatas dan tertutup.
15. Kunjungan rumah, untuk memperoleh data atau keterangan tentang peserta didik yang sedang ditangani, dalam upaya mengentaskan masalahnya.
16. Perencanaan Individual yaitu membantu peserta didik menganalis kekuatan dan kelemahan dirinya berdasarkan data atau informasi yang diperoleh.
17. Penempatan dan penyaluran, untuk menempatkan peserta didik sesuai dengan bakat dan minatnya.


6. Personil
Untuk mendukung pelaksanaan program bimbingan dan konseling perlu adanya pihak-pihak terkait atau personil yang dilibatkan diantaranya
a. Kepala sekolah sebagai penanggungjawab pelaksanaan program bimbingan dan konseling.
b. Guru mata pelajaran sebagai sumber informasi dalam perubahan sikap dan kebiasaan belajar siswa di kelas.
c. Wali kelas sebagai sumber informasi mengenai perkembangan dan peubahan sikap dan kebiasaan siswa di sekolah.
d. Pengawas sekolah yang akan memberikan pengawasan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
e. Staf ahli sebagai tempat referal apabila ada siswa yang membutuhkan layanan referal


7. Rencana Operasional ( Action Plan )
Menurut Rambu- Rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Jalur Pendidikan Formal ( 2007 : 46-47 ) menyatakan :
a) Bimbingan dan konseling dilasanakan dalam bentuk kontak langsung ( 2 jam pelajaran / minggu) untuk kegiatan layanan dasar dan bentuk kontak tidak langsung, 80 %bentuk kontak langsung dan 20 % kontak tidak langsung.
b) Perkiraan alokasi waktu Pelayanan

No Komponen Pelayanan Prosentase
1 Layanan Dasar 35-45 %
2 Layanan Perencanaan Individual 25 – 35 %
3 Layanan Responsif 15 – 25 %
4 Dukungan sistem 10 – 15 %





















Silabus Program Bimbingan dan Konseling
SMP Negeri 2 Saketi
Tahun 2010-2011

Bidang Bimbingan Komponen Program Kompetensi /
Kemandirian siswa Materi Kegiatan Strategi Layanan Teknik Pendekatan Waktu Sarana Pelaksana
Belajar Layanan Dasar








Layanan Perencanaan Individual

Layanan Responsif





Dukungan sistem 1. Kesunguhan dalam mengerjakan belajar di sekolah dan dirumah
2. ketekunan dalam mengerjakan tugas
3. Ketrampilan dalam belajar
1. Siswa dapat memahami keuntungan belajar dan kerugian jika tidak belajar
1. Membantu mencarikan solusi siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas

Belajar ? siapa takut


















MGP

1. Himpunan data
2. Informasi dan orientasi
3. Bimbingan kelompok





1.Konseling kelompok



1. Konseling individu bagi siswa yang sikap dalam mengerjakan tugasnya negatif
- penerimaan dan pelibatan
-teknik keteladanan





-diskusi kelompok
-games



-refeksi perasaan
2 x 40 mt
2 x 40 mt








4 x 40 mt




4x40 /siswa



Inventori
Leflet







Gambar berantai


Konselor
Staf BK







Konselor




Konselor





Bidang
Bimbingan Komponen Proram Kompetensi /
Kemandirian siswa Materi Kegiatan Strategi Layanan Teknik Pendekatan Waktu Sarana Pelaksana

Pribadi




Layanan Dasar







Perencanaan Individual




Layanan Responsif



Dukungan sistem 1. Penyesuaian diri dengan kemampuan /penerimaan diri
2. Perhatian kepada pelajaran
3 Senang bertanya dan menjawab pertanyaan




1. pemahaman diri
2. Penempatan siswa di kelas


1.Agar siswa merasa nyaman mengikuti pelajaran di kelas



Belajar di kelas
Asik juga..!








Siapa saya sebenarnya








Lokakarya
,seminar. whorkshop Bimbingan kelompok
Informasi





Konseling kelompok
Penempatan


Konseling individu -teknik reward
-keteladanan
- Diskusi




-teknik pelibatan dan penerimaan


Konseling
Wawancara

4 x 40 mt










6 x 40 mt





4x45/siswa -Modul BK
-Peta kelas
- catatan kemajuan kelas Konselor
Guru matpel








Konselor
Wali kelas




Konselor



Bidang Bimbingan Komponen Program Kompetensi/
Kemandirian siswa Materi kegiatan Strategi Layanan Teknik Pendekatan Waktu Sarana Pelaksana


Sosial Layanan Dasar






Perencanaan Individual










Layanan Responsif



Dukungan sistem 1.Persepsi kepada guru
2. Persepsi terhadap cara mengajar guru
3.Memahami kebiasaan guru dalam mengajar


1. etika dalam relajar kelompok

2.Siswa dapat menyesuaikan diri dengan sikap dan kebiasaan guru mengajar
3. siswa dapat memilki tata krama relajar di kelas,di rumah,di perpustakaan


1. memberikan pemahaman cara menyesuaikan denga sikap dan kebiasaan guru

Kerjasama ,diskusi ilmiah Guruku..Yess!







-Pentingnya memahami sikap dan kebiasaan guru Bimbingan kelas
Informasi




Konseling kelompok





Konsultasi
Kolaborasi - Tanya Jawab
-keteladanan
-kepemimpinan



-Games
- penerimaan dan pelibatan




-refleksi perasaan
2 x 40 mt








6x40 Mnt








2x40 mnt - gambar sepuluh wajah















Kursi kosong Konselor
Guru Mata pelajaran





Konselor











Bidang Bimbingan Komponen Program Kompetensi /
Kemandirian siswa Materi kegiatan Strategi Layanan Teknik Pendekatan Waktu Sarana Pelaksana

Karer Layanan Dasar






Perenanaan Individual







Layanan Responsif




Dukungan system 1. Pemahaman terhadap jenis mata pelajaran
2 Menyenangi semua materi pelajaran



1. Agar siswa dapat menerima semua mata pelajaran
2. mata pelajaran yang mendukung dengan cita-cita



1. Agar siswa dapat menyenangi semua mata pelajaran tanpa pilih pilih


Dengan sekolah lanjutan dan kursus-kursus Semua Mata Pelajaran Oke…




Pelajaran yang disukai dan pelajaran yang kurang disukai










Pengenalan sekolah lanjutan dan kursus-kursus Orientasi
Bimbingan kelas





Konsultasi
Konseling kelompok






Konseling individu
Konsultasi



Informasi dan orientas Analisa data
Informasi







Diskusi
Tanya jawab





Konseling
Rapport dan reward

4 x 40 mt









4 x 40 mt





2 x 40 menit

- leflet
- DCM




















Brosus dan buku panduan Wali kelas









Konselor





Konselor





Wali kelas





Evaluasi, Laporan dan Tindak Lanjut
( Accountabititas Program )

Bulan Jenis Kegiatan Pendekatan Identitas
( Code siswa/ kelas ) Hasil Hambatan Tindak lanjut

Juli





1. Layanan Dasar
a. .........................................
b. ........................................
c. ........................................
d. ........................................
e. .......................................


2) Layanan Perencanaan individual








Bimbingan klasikal














Bulan Jenis Kegiatan Pendekatan Identitas
( Code siswa/ kelas ) Hasil Hambatan Tindak lanjut







3). Layanan Responsif
a. ……………………
b. ……………………..
c. …………………….
d…………………….
e. ………………….







4). Dukungan sistem




Catatan :


Mengetahui Saketi, Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003



AGENDA BULANAN

Bulan : ..................................

Kelas : .................................. Jumlah siswa :.............................

Pertemuan
Ke Strategi Layanan Materi Layanan Bentuk kegiatan Sarana
Media Biaya Evaluasi Ket

1
(..............)
Sistem manege-men
Angket sikap dan kebiasaan serta analisa
Individual

Draf program

2
(............)
Layanan Dasar Cara belajar efektif


Klasikal
Leflet

3
(..............)
Layanan Perencanaan individual

Pemahaman diri
-sifat positif dan sifat negatif
kelompok
Daftar kelompok


4
(..............)
Layanan Responsif
Konseling individu dan kelompok
individual
Profil sikap dan kebiasaan belajar

5
(..............)
Dukungan sistem
Kolaborasi dan kerjasama dengan personil sekolah Individual dan kelompok
Program kegiatan














Mengetahui Saketi, Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003



6. Sarana dan Biaya
Sarana yang digunakan
1) Layanan dasar : leflet , madul BK, Buku-buku bacaan .
2) Layanan Responsif : profil sikap belajar, profil kebiasaan belajar, dan data pendukung lainnya.
3) Layanan Perencanaan individual : alat yang digunakan untuk permaianan / autbond .
Biaya yang diperlukan :
1) Penyususnan program .......................................... RP. 25.000,-
2) Home visit . Rp. 10.000, x 50 siswa .................. Rp. 500.000,-
3) Pembelian perlengkapan outbond....................... Rp. 200.000,-
4) Pengadaan leflet ................................................. Rp. 300.000,-
5) Pengadaan modul BK......................................... Rp. 50.000,-
6) Adminisrasi ....................................................... Rp. 50.000,-


7. Evaluasi, Tindak lanjut , Pertanggungjawaban (accountability)
a. Evaluasi bertujuan untuk menilai sejauh mana pelaksanaan program bimbingan dan konseling dapat dilakukan, maka evaluasi dalam program ini meliputi :
1) Evaluasi Program : sejauh mana efektifitas program bimbingan dan konseling yang disusun .
2) Evaluasi proses : sejauhmana program ini dapat dilaksanakan (kekurangan dan kelebihannya)
3) Evaluasi hasil : sejauh mana perubahan sikap dan kebiasaan belajar siswa yang telah diberikan layanan konseling ini.
b.Tindak lanjut
Dari hasil evaluasi ini akan ditindak lanjuti dalam bentuk penyusunan dan penyempurnaan program lanjutan atau program yang akan datang.

c.Pertanngungjawaban
Pertanggung jawaban atau lebih dikenal dengan laporan ditujukan kepada kepala sekolah, sebagai laporan bulanan, laporan semesteran dan laporan tahunan.



PERENCANAAN LAYANAN

Tgs Perkembangan : Kesadaran tanggung jawab
Kemandirian siswa : 1.kesungguhan dan ketekunan dalam belajar
2. kenyamanan dalam mengikuti pelajaran
3. ketrampilan mengerjakan tugas dan mengikuti pelajaran di kelas

Bidang Bimbingan : Bimbingan pribadi dan belajar
Jenis Layanan : Informasi ,orientasi dan Bimbingan kelompok
Instrumen : Pedoman sikap belajar
Waktu : 6 x 45 menit
Sasaran : kelas 8
Tujuan : agar siswa memiliki sikap positif tehadap guru dan sikap positif terhadap mata pelajaran.
Materi : 1. ketrampilan mengerjakan tugas dan belajar di kelas
1. Memahami dan mengerti sikap dan kebiasaan guru mengajar
3. kesungguhan dan ketekunan dalam mengikuti pelajaran .
Kegiatan : 1. Tahap awal
Guru membimbing mengkondisikan kelas dengan mengabsen siswa,
Untuk menghangatkan suasana guru pembimbing membuat permainan 3 kelipatan dot .
2. Tahap kegiatan
Guru pembimbing memberikan bagaimana cara menyenangi mata pelajaran dan cara menyenangi guru
Langkah-langkah (AT ) ”Kursi Kosong ”
a. Siapkan satu kursi kosong –siswa diminta untuk membayangkan bahwa yang duduk di kursi tersebut adalah guru .............................
b. Siswa dibiarkan berbicara kepada kursi kosong tersebut dan guru pembimbing mencatat semua kata-kata siswa
c. tahap berikutnya siswa dimohon duduk di kursi (sebagai guru )dan membayangkan bahwa dihadapannya siswa (dirinya),guru pembimbing membacakan semua kata-kata yang diucapkan siswa
d. siswa dimohon menceritakan bagaimana perasaannya pada saat menjadi guru melihat siswanya.
e. siswa dimohon merefleksi perasaanya dengan bantuan,reward dari guru pembimbing.




3. Tahap penutupan
a. Siswa diharapkan membuat keputusan berdasarkan permaianan tersebut.
b. selanjutnya membuat komitmen ( transaksional ) iam oke –you oke .

Metode/ Pendekatan : Analisis transaksional ( penekanan pada aspek kognitif, rasional-behavior)
Evaluasi : 1. Penilaian segera pada saat kegiatan bagaimana sikap dan kebiasaan siswa.
2. Penilaian jangka pendek setelah diberi layanan adakah perubahan sikap pada diri siswa.
3. Jika ada seperti apa






Saketi, Juli 2010
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003













BELAJAR DI KELAS..? ASYIK JUGA!


Arah Pengembangan

Tugas merupakan tanggungjawab kita ,ciri orang dewasa adalah memiliki tanggung jawab, Tanggung jawab siswa adalah untuk belajar , baik belajar di rumah, di sekolah ataupun di tempat lain seperti di perpustakaan.
Belajar merupakan perubahan tingkah laku , siswa dinyatakan belajar apabila memiliki perubahan pada dirinya ( dari yang tidak mengerti menjadi mengerti, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak bisa menjadi bisa ) ,agar siswa memiliki sikap belajar yang baik maka perlu adanya latihan atau melatih sikap. dengan cara :
1. Sikap belajar di kelas yang positif antara lain duduk dengan santai tapi tetap serius, mendengarkan dengan baik, berkonsentrasi terhadap pelajaran ,bertanya dan menjawab pertanyaan dengan baik.
2.Memahami dan mengerti sikap dan kebiasaan guru mengajar ; memahami sikap dan kebiasaan guru guru adalah hal yang penting karena jika tidak dapat memahami siswa tidak dapat menyesuaikan diri dan akhirnya akan merasa tidak diterima,tersinggung
3. Menerima guru apa adanya.siswa diharapkan memahami sifat guru dan dapat menerima guru apa adanya.

Cerita :
Lula. Siswa SMP Negeri 2 Saketi kelas 7E, Lula memiliki IQ 100 ( rata-rata) prestasi Lula cukup lumayan, ulangan semester 1 kemarin tidak ada yang di remedial , duduk Lula di barisan paling depan, Lula selalu memperhatikan keterangan guru dan selalu bertanya bila kurang jelas, Lula sangat serius tidak pernah bercanda apabila pelajajaran berlangsung maka prestasi Lula selalu bagus.


Bercermin
Tugas 1.
1. Tempat duduk yang saya sukai adalah barisan paling depan.
Komentar : ………………………………………………………………………



2. Saya selalu bertanya pada guru jika kurang jelas
Komentar : ………………………………………………………………………..



3. Saya sering menjawab pertanyaan guru dengan baik dan benar
Komentar : ……………………………………………………………………….



4. Saya memperhatikan keterangan guru walaupun kurang menarik.
Komentar : ……………………………………………………………………….

5. Saya tidak suka dengan suasana kelas yang gaduh
Komentar : …………………………………………………………………………….



6. Saya berusaha mendengarkan keterangan guru walaupun teman di belakang saya mengobrol.
Komentar : ……………………………………………………………………….



7. Saya berusaha menolak jika diajak ngobrol teman di saat pelajaran berlangsung
Komentar : ……………………………………………………………………….



8. Saya pindah-pindah tempat duduk
Komentar : ……………………………………………………………………….



9. Lebih baik saya ngobrol jika mata pelajaran yang di sampaikan guru tidak menarik.
Komentar : …………………………………………………………………………



10. Saya memahami bahwa guru marah pada siswanya berari guru tersebut tanda sayang dan takut siswanya gagal.
Komentar : …………………………………………………………………………







Tugas 2
1. Latihan konsentrasi ………..siswa duduk, pejamkan mata sampai merasa tenang …………..tarik nafas dan kemudian lepas pelan……………………………… ulang sampai beberapa kali. Nikmati manfaatnya.



2. Gambarkan tempat duduk yang kamu sukai dan ceritakan , apa alasannya kamu memilih tempat duduk itu.



3. Gambarlah wajah dalam karikatur orang-orang yang kamu sukai dan tidak kamu sukai menurut persepsimu





































PERENCANAAN LAYANAN

Tugas perkembangan: kesadaran tanggungjawab
Kemandirian siswa : 1.Memahami sikap yang baik dalam mengerjakan tugas
2. Memahami makna dan manfaat tugas
3. Kesungguhan dalam mengerjakan tugas
4. Mengerti cara mengerjakan tugas dan cara memperbaiki tugas
Bidang Bimbingan : Bimbingan pribadi dan belajar
Jenis Layanan : Informasi ,orientasi dan Bimbingan kelompok
Waktu : 4 x 45 menit
Sasaran : kelas 7
Tujuan : agar siswa dapat memahami sikap terhadap tugas dan cara mengerjakan tugas yang positif
Materi : 1. Sikap yang baik dalam mengerjakan tugas
2. Memaknai dan memahami fungsi dan manfaat tugas / PR
3. Tips cara mengerjakan tugas / PR

Kegiatan : Pertemuan 1 ( 2 x 40 menit) Layanan Dasar
1. Tahap awal
Guru membimbing mengkondisikan kelas dengan mengabsen siswa,
Untuk menghangatkan suasana guru pembimbing membuat permainan Puzzel warna.
2. Tahap kegiatan
Guru pembimbing menjelaskan makna tugas, manfaat tugas
Guru pembimbing memberikan lembar kegiatan siswa untuk diberikan tanda chek.
3. Tahap penutupan
Guru pembimbing mengumpulkan hasil lembar kegaiatan untuk dianalisa dan selanjutnya bagi siswa yang memiliki masalah sama akan dikumpulkan untuk pertemuan kedua dalam konseling kelompok.

Pertemuan ke 2 ( 2 x40 menit)
Layanan Perencanaan individual yaitu dengan bimbingan kelompok.
Langkah-langkah Konseling kelompok
1 Tahap persiapan
Beberapa siswa 10-15 siswa berkumpul membentuk setengah lingkaran
Diawali dengan attending, responding gru pembimbing kemudian menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan (teknik kepemimpinan )



2. Tahap peralihan
Setelah semua siswa memahami maksud dan tujuan kegiatan konseling kelompok, guru pembimbing mengajak siswa untuk bermain /aut bond ( teknik penerimaan dan pelibatan)

3. Tahap inti
Tahap inti merupakan kegiatan bimbingan kelompok , guru pembimbing sebagai pemimpin kelompok memulai pembicaraan dengan mempersilahkan siswa satu persatu mengungkapkan masalah yang sedang dihadapi saat ini
Setelah semua siswa mengungkapkan masalahnya, kemudian guru pemimbing menetapkan topik masalah yang akan dibahas dalam kegiatan ini manfaat tugas / pekerjaan rumah /PR.
Selanjutnya siswa diminta untuk memberikan pendapat,solusi berdasarkan pengalaman masing-masing.
Sementara guru pembimbing memberikan masukan , dan refleksi perasaan .

4. Tahap pengahkiran / penutup
Pada tahap pengakhiran ini,kelompok dengan bantuan guru pembimbing membuat kesimpulan dan komitmen bersama.
Dan siswa yang memiliki masalah khusus akan ditindak lanjutu dengan konseling individu ataupun layanan krisis.

Evaluasi : 1. Penilaian segera /penilaian proses : pada saat kegiatan bagaimana sikap dan dan tanggapan siswa terhadap kegiatan .
2. Penilaian jangka pendek/ penilaian hasil : setelah diberi layanan adakan perubahan sikap pada diri siswa.

Tindak Lanjut : Jika dalam batas waktu tertentu siswa belum menunjukan perubahan sikap maka kegiatan layanan dilanjutkan dengan konseling individu pada pertemuan lanjutan yaitu ( layanan responsif).


Saketi, Juli 2010
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003

MENGERJAKAN TUGAS …………………..SIAPA TAKUT

Arah Pengembangan :
Tugas merupakan tanggungjawab kita ,ciri orang dewasa adalah memiliki tanggung jawab, Tanggung jawab siswa adalah untuk belajar , baik belajar di rumah, di sekolah ataupun di tempat lain seperti di perpustakaan. Beberapa tips untuk mengerjakan tugas
1. Tuliskan sepuluh kerugian jika kita tidak mengerjakan tugas
2. Buat label “ TARGET “ tuliskan target nilai dan rangking yang diinginkan
3. Ceritakan target tersebut pada orang-orang yang kamu cintai ( ibu, ayah, kakak)
4. Pasang foto orang yang kamu sayangi dan tuliskan apa harapan meraka tentang kamu.
5. Memiliki saingan?. Tuliskan apa kelebihan dia ……………..

Cerita :
Ariel, siswa kelas 7A, dia selalu tepat waktu mengerjakan tugas, maka Ariel selalu mendapat pujian dari guru, nilainya selau bagus, selalu dikagumi teman-temannya , pokoknya Ariel menjadi siswa favorit baik oleh guru-guru maupun siswa lainnya. Maukah kamu seperti Arilel?

BERCERMIN
1. Coba tuliskan kerugian jika kamu tidak mengerjakan tugas dan keuntungan jika mengerjakan tugas tepat waktu

NO KERUGIAN KEUNTUNGAN
1

2

3.

4.

5.

6.

7
9.

2. Bagaimana cara kamu menyelesaikan tugas
Jawab : ……………………………………………………………………………….


3. Siapa teman yang kamu anggap paling rajin mengerjakan tugas, dan apa kelebihan dia (pada mata pelajaran apa ).

NAMA TEMAN KELEBIHANNYA NILAI USAHANYA








4. Siapa orang-orang yang kamu sayangi dan apa target mereka.
NO NAMA TARGET
1
Ayah
2
Ibu
3
Kakak
4
……………..
5
……………….
6
……………..

5. Ceritakan 1 orang sukses dan apa usahanya ?














SATUAN LAYANAN


Tugas perkembangan: Pengembangan pribadi
Kemandirian siswa : 1.Memahami dirinya
2. Memahami dan menerima diri
3. Kemampuan diri dalam mengikuti pelajaran di kelas
4. Mengerti cara menempatkan diri

Bidang Bimbingan : Bimbingan pribadi dan belajar
Jenis Layanan : Informasi ,orientasi dan Bimbingan kelompok
Waktu : 6 x 45 menit
Sasaran : Kelas 7
Tujuan : agar siswa dapat memahami diri dan mampu mengembangkan dirinya sesuai dengan bakat dan minat dan kemampuannya

Materi : 1. pemahaman diri
2. Tips menerima diri dan penyesuaian diri dengan kemampuan
3. Tips cara menimbulkan persepsi positif pada guru dan mata pelajaran dan pada diri sendiri

Kegiatan : 1. Tahap awal
Guru membimbing mengkondisikan kelas dengan mengabsen siswa,
Untuk menghangatkan suasana guru pembimbing membuat permainan “potret diri” .

2. Tahap kegiatan
Guru pembimbing memberikan materi pemahaman diri “siapa saya sebenarnya “
Guru pembimbing menjelaskan cara memahami diri dan kemampuan ,Bakau,minat dan diri
Guru pembimbing memberikan lembar kegiatan siswa
Guru pembimbing mengajak siswa untuk bimbingan kelompok kecil

3. Tahap penutupan
Guru pembimbing mengumpulkan hasil lembar kegaiatan untuk dianalisa dan selanjutnya bagi siswa yang memiliki masalah sama akan dikumpulkan untuk pertemuan kedua dalam bimbingan kelompok.
Dan siswa yang memiliki masalah khusus akan ditindak lanjuti dengan konseling individu ataupun layanan krisis.

Evaluasi: 1. Penilaian segera pada saat kegiatan bagaimana sikap dan kebiasaan siswa.
2. Penilaian jangka pendek setelah diberi layanan adakan perubahan sikap pada diri siswa.








Saketi, Juli 2010
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003

























SIAPA SAYA SEBENARNYA ?


Memahami diri sangat penting dalam mencapai sukses, banyak orang pandai tetapi tidak sukses, kenapa…………? Karena tidak faham dirinya.
Memahami disini bukan hanya kelebihanya saja ……….jika seseorang hanya faham tentang kelebihannya bias jadi manusia sombong………….orang sombong dibenci Allah, juga dibenci temannya.
Memahami kekurangannya saja juga tidak benar karena akan membuata kita tidak percaya diri ……………
Memahami diri baik kekurangan maupun kelebihannya, sebab manusia dilahirkan dalam keadaan “sempurna” artinya memiliki kekurangan dan memiliki kelebihan, memiliki sisi positif dan juga memiliki sisi negative.















Tugas

1. Tuliskan sepuluh sifat positif dan sifat negative kamu

Sifat positif Sifat negatif













2. Tuliskan mata pelajaran yang kamu senangi dan prestasi belajarnya
Mata pelajaran KKM Prestasi

1……………………………………..

2. …………………………………..

3. ………………………………….



3. Tuliskan mata pelajaran yang kurang kamu senangi dan beri alasannya

Mata pelajaran Nilai Alas an

1……………………..

2. …………………

3. ……………………..


4. Tuliskan kegiatan yang kamu sukai dan beri alasannya

Jenis kegiatan Alasan Prestasi yang pernah di raih

1………………………..


2. ……………………..













SATUAN LAYANAN


Tujuan umum : Kematangan emosi
Kompetensi : 1.Memahami sikap dan kebiasaan guru mengajar
2. Menjalin hubungan yang harmonis antara guru dengan siswa
3. Kesungguhan dalam mengikuti pelajaran di kelas
4. Mengerti cara dan etika terhadap guru
Bidang Bimbingan : Bimbingan pribadi dan sosial
Jenis Layanan : Informasi ,konsultasi dan Bimbingan kelompok
Instrumen : Pedoman sikap belajar
Waktu : 6 x 45 menit
Sasaran : kelas 7
Tujuan : agar siswa dapat memahami sikap terhadap tugas dan cara mengerjakan tugas yang positif
Materi : 1. Sikap terhadap guru
2. Tips Berdamai dengan guru
3. Tips cara menimbulkan persepsi positif pada guru
Kegiatan : 1. Tahap awal
Guru membimbing mengkondisikan kelas dengan mengabsen siswa,
Untuk menghangatkan suasana guru pembimbing membuat permainan “ Raja yang tersinggung” .
2. Tahap kegiatan
Guru pembimbing memberikan tips menyayangi guru
Guru pembimbing menjelaskan cara menghadapi guru kiler (galak)
Guru pembimbing memberikan lembar kegiatan siswa
Guru pembimbing mengajak siswa untuk bimbingan kelompok kecil
3. Tahap penutupan
Guru pembimbing mengumpulkan hasil lembar kegaiatan untuk dianalisa dan selanjutnya bagi siswa yang memiliki masalah sama akan dikumpulkan untuk pertemuan kedua dalam bimbingan kelompok.
Dan siswa yang memiliki masalah khusus akan ditindak lanjutu dengan konseling individu ataupun layanan krisis.
b. pertemuan ke 2
Bimbingan kelompok
Tahap awal
Penjelasan menganai maksud dan tujuan kegiatan , azas-asas kegiatan, teknik kegiatan
Tahap peralihan
Menyanyi bersama “ hymne guru “
Tahap inti
Setiap siswa dimohon mengungkapkan permasalahan yan dihadapi bersama guru
Siswa memberikan solusi, masukan berdasarkan pengalaman masing-masing
Guru pembimbing menjadi fasilitator dalam kegiatan
Tahap pengakhiran
Membuat keputusan dan komitmen bersama

c. Pertemuan ke 3
Konseling individu bagi siswa yang memiliki masalah serius dengan guru atau dengan mata pelajaran tertentu

Evaluasi : 1. Penilaian segera pada saat kegiatan bagaimana sikap dan kebiasaan siswa.
2. Penilaian jangka pendek setelah diberi layanan adakan perubahan sikap pada diri siswa.





Saketi, Juli 2010
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003

















GURUKU …. YESSS !


Arah Pengembangan
Percaya atau tidak , terkadang hal yang kecil bisa menjadi besar manfaatnya pada saat kita menghadapi persoalan dengan guru, ada beberapa cara agar kita dapat nyaman bersama guru :
1. Bersikap sopan : tidak memotong pembicaraan orang tua, cari kesempatan yang baik.
2. Belajar mendengarkan: kita akan mudah memahami jika kita mendengarkan apa yang dikatakan guru
3. Pahami sifat dan kebiasaan guru dalam mengajar
4. Patuhi semua perintahnya termasuk tugas-tugas yang diberikan oleh guru , sadari bahwa tugas itu untuk kepentingan kita jadi semakin banyak tugas semakin banyak pula pengetahuan yang kita miliki.
5. Berbicara dengan bahasa tubuh yang benar : sikap dudk yang benar wajah berseri,hindarkan batuk-batuk atau pandangan yang jauh , atau mengeleng-gelengkan kepala.
6. Bicarakan ,terkadang kita memilih membolos dari pada membicarakan hal ini akan mengakibatkan maslah lebih besar, sebaiknya bicarakan ,lebih baik kita akui kesalahn .Insya Allah guru akan menghargai kita.
7. Jika guru menakutkan ……..? tak perlu khawatir ada cara mengatasinya :
 Ubah persepsi tentang guru itu,ingat kebaikan dia.
 Sadari bahwa guru marah pada muridnya berarti guru tersebut sayang.
 Hadapi kenyataan, tidak perlu takut pada guru.
 Tidak perlu mendramatisir keadaan.
 Mulailah dengan berfikir positif
 Jangan menyesali kejadian,sejelek apapun peristiwa pasti ada hikmahnya.



Tugas
1. Tuliskan sepuluh kebaikan gurumu
2. Guru yang seperti apa yang kamu sukai











SATUAN LAYANAN

Tugas perkembangan: Wawasan dan kesiapan karer
Kompetensi : 1. memahami mata pelajaran
2. memahami cara belajar berdasarkan karakter mata pelajaran
3. Mengerti cara menyesuaikan diri dengan mata pelajaran
Bidang Bimbingan : Bimbingan pribadi dan belajar dan karer
Jenis Layanan : Informasi ,orientasi dan Bimbingan kelompok , kolaborasi
Instrumen : Pedoman sikap belajar
Waktu : 6 x 45 menit
Sasaran : kelas 7
Tujuan : agar siswa dapat bersikap positif terhadap mata pelajaran
Materi : 1. Sikap terhadap materi pembelajaran
2. Sikap terhadap metode pembelajaran
3. Tips cara menimbulkan rasa suka pada mata pelajaran.
Kegiatan : 1. Tahap awal
Guru membimbing mengkondisikan kelas dengan mengabsen siswa,
Untuk menghangatkan suasana guru pembimbing membuat permainan “ asyiknya bermain angka “ .
2. Tahap kegiatan
Guru pembimbing memberikan tips menyenangi mata pelajaran
Guru pembimbing menjelaskan cara menghadapi mata pelajaran yang susah
Guru pembimbing memberikan lembar kegiatan siswa
Guru pembimbing mengajak siswa untuk bimbingan kelompok kecil
3. Tahap penutupan
Guru pembimbing mengumpulkan hasil lembar kegaiatan untuk dianalisa dan selanjutnya bagi siswa yang memiliki masalah sama akan dikumpulkan untuk pertemuan kedua dalam bimbingan kelompok.
Dan siswa yang memiliki masalah khusus akan ditindak lanjuti dengan konseling individu ataupun layanan krisis.
b. Pertemuan kedua
kunjungan dan wawancara dengan alumni ( SMA,SMK )
membuat laporan kegiatan
- persyaratan masuk SMA/SMK.
- Jurusan yang ada di sekolah
-mata pelajaran yang diajarkan
-kemungkinan pekerjaan yang diperoleh / kelanjutan setelah lulus SMA/SMK.




c. pertemuan ke 3
konseling individu bagi siswa yang mengalami masalah khusus dan konsultasi dengan guru mata pelajaran .
Evaluasi : 1. Penilaian segera pada saat kegiatan bagaimana sikap dan kebiasaan siswa.
2. Penilaian jangka pendek setelah diberi layanan adakah perubahan sikap pada diri siswa.






Saketi, Juli 2010
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003
























SEMUA MATA PELAJARAN ..OKE.. KAN ?
Matematika, Bhs. Inggris, Fisika ……..?
Arah Pengembangan

Matematika! Bahasa Inggris! Ni memang sering membuat stress. Tapi jangan khawatir itu dapat diatasi koq. Caranya………..?
1. Percaya diri. Tanpa percaya diri mustahil kita dapat meraih apa yang kita cita-citakan. “kebabyakan orang menjadi maju karena mereka mempunyai rasa percaya diri yang sangat tebal “
2. Sikap optimis : Saba Rosullullah “harapan adalah rahmat Tuhan bagi manusia .kalau bukan karena harapan tiadalah seorang ibu melahirkan anaknya, tiadalah petani akan sudi menebar bibit.
3. Jangan Ragu “karena saya tidak pernah ragu-ragu ,maka saya memperoleh kemenangan yang gemilang “
4. Berani menghadapi tantangan” Banyak orang-orang yang mencapai kebesaran berkat banyak tantangan yang harus mereka hadapi”
5. Tabah dan tidak cepat putus asa” Ujian besar bagi orang besar adalah ketabahan hatinya”
6. Rebut kesempatan “ kesempatan datangnya seperti awan berlalu”
7. Jangan menunda pekerjaan “ genius, itu 1% berupa inspirasi dan 99% berua cucuran keringat dan pesan yang disampaikan adalah,kerjakan apa yang dapat kita kerjakan.Menunda-nunda pekerjaan hanyalah menyebabkan tertundanya pekerjaan “
8. Manfaatkan Waktu Luang “Kita tidak saja harus bekerja baik,tetapi juga harus menggunakan waktu senggang dengan baik”
9. Ora et Labora. : berdoa sambil bekerja. Learning by doing : belajar sambil berbuat.
10. Tidak cepat merasa putus asa : “barang siapa yang tidak merasa lekas puas dengan diri sendidri maka akan mendapat kemajuan.”
Cerita :
Isi otaknya oke
Penampilan keren
Tapi bukan nomor Saturday Kok bisa?

Lumayan dapat 6. tapi pasti Ica lebih tinggi deh, padahal aku gak bodoh-bodoh amat ,tapi selau nilai bahasa Inggris saya jelek. Kpan aku bisa ngalahin Ica , keluh Restu sambil memperhatikan kertas ulangan bahasa Inggrisnya.
Coba instrukpeksi :
• Mungkin belum belajar maksimal
• Terlalu pendiam alias low profile.
• Kurang menyukai pelajarannya
• Sulit mengikuti pelajaran
• Pasif dan masa bodoh.


Belajar di kelas :
1. Siapkan buku gado-gado
2. catat semua keterangan guru dalam buku gado-gado
3. membuat kesimpulan dari uraian guru
4. salin segera buku gado-gado ke buku catatan sebenarnya
5. pelajari kembali dan tanyakan pada guru apabila ada hal-hal yang krang jelas atau kurang dimengerti





Bercermin :
1. Mata pelajaran yang saya sukai
Mata Pelajaran Alasan suka Nilai










2. Mata Pelajaran yang kurang saya sukai
Mata Pelajaran Alasan tidak suka Nilai












3. Metode Pembelajaran yang saya sukai
Ceramah

Tanya jawab

Sosio drama

Out bond/bermain

Tugas


………………….

4. Saya tetap mengikuti pelajaran walaupun kuang menyukai pelajaran itu
Komentar : …………………………………………………………………………….




5, Saya punya cara untuk mengikuti pelajaran ,agar tetap semangat
Komentar …………………………………………………………………….
























SATUAN LAYANAN

Tugas perkembangan: Kematangan intelektual
Kompetensi : 1 Memahami sikap siswa dalam menghadapi ulangan
2. Tips menghadapi ulangan
3. Strategi mengerjakan soal ulangan
Bidang Bimbingan : Bimbingan pribadi dan belajar dan social
Jenis Layanan : Informasi ,orientasi dan Bimbingan kelompok
Instrumen : Pedoman sikap belajar
Waktu : 2 x 45 menit
Sasaran : kelas 8
Tujuan : agar siswa dapat bersikap positif terhadap mata pelajaran
Materi : 1. Sikap siswa menghadapi ujian
2. Sikap siswa menjelang ulangan
3. Strategi mengerjakan soal-soal ulangan .
Kegiatan : 1. Tahap awal
Guru membimbing mengkondisikan kelas dengan mengabsen siswa,
Untuk menghangatkan suasana guru pembimbing membuat permainan “ mengapa dan sebab “ .
2. Tahap kegiatan
Guru pembimbing memberikan tips cara menghadapi ulangan
Guru pembimbing menjelaskan cara mengerjakan ulangan
Guru pembimbing memberikan lembar kegiatan siswa
Guru pembimbing mengajak siswa untuk bimbingan kelompok kecil
3. Tahap penutupan
Guru pembimbing mengumpulkan hasil lembar kegaiatan untuk dianalisa dan selanjutnya bagi siswa yang memiliki masalah sama akan dikumpulkan untuk pertemuan kedua dalam bimbingan kelompok.
Dan siswa yang memiliki masalah khusus akan ditindak lanjuti dengan konseling individu ataupun layanan krisis.
Evaluasi : 1. Penilaian segera pada saat kegiatan bagaimana sikap dan kebiasaan siswa.
2. Penilaian jangka pendek setelah diberi layanan adakan perubahan sikap pada diri siswa.
Saketi, Juli 2010
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pembimbing


Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003


Ulangan………….? Gak perlu stress….!!!

Aku lagi stress nih…….!! Kalimat ini pasti sudah sering kita dengar , atau bahkan kamu ucapkan
Ada tiga asal munculnya stress

1. Dalam diri sendiri
2. Dalam keluarga
3. Dalam lingkungan
Ujian / ulangan gak perlu stress ,ada kiatnya koq :
Menjelang ujian/ulangan
1. Melengkapi catatan
2. Membuat ringasan
3. Mengurangi kegiatan
4. Mengangsur belajar
5. Menggiatkan kelompok belajar
6. Mengatur waktu belajar
7. Membereskan meja belajar
8. Memeriksa alat tulis
9. Mencatat jadwal ulangan/ ujian
10. Menjaga kesehatan
Masihkah kamu …….?
1. seminggu menjelang ujian masih rebut meminjam buku catatan teman?
2. merasa putus asa melihat tumpukan buku dan catatan yang tidak dipahami isinya?
3. merasa capek dan tidak enak badan karena cemas?
4. Tidak mengerti jika seseorang teman mengajak diskusi tentang salah satu mata pelajaran
5. masih sibuk dengan berbagai kegiatan yang tidak berhubungan denga belajar.

Sembilan Tips menghadapi ujian
1. Datang dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
2. Tenang dan percaya diri
3. Bersantailah tapi waspada
4. Bacalah soal ujian terlebih dahulu dengan cermat
5. Jawablah soal-soal ujian secara strategis
6. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih atau jawaban yang harus dibuang.
7. Ketika mengerjakan soal essay ,pikirkan dulu sebelum menulis dan tuliskan dahulu kata utama, key wordsnya.
8. Sisihkan waktu 10 menit untuk memeriksa kembali jawaban
9. Analisa hasil ujian/ ulanganmu terdahulu


Setelah Ujian
Setelah ujian kita harus Tawadlu dan Tawakal kepada Allah SWT. Atas segala usaha yang telah kita lakukan.


BERCERMIN
1. Saya belajar 10 menit sebelum ulangan dimulai
Komentar : …………………………………………………………………………….



2. Saya belajar dirumah 1-2 jam setiap malam
Komentar : ……………………………………………………………………………….




3. Saya membuat rangkuman seminggu sebelum ujian/ ulangan
Komentar ; ………………………………………………………………………………..



4. Saya meminjam buku teman menjelang ujian/ ulangan untuk di contek
Komentar : ……………………………………………………………………………..



5. Saya tidak perduli ujian atau tidak, saya tidak belajar toh semua juga akan naik kelas/ lulus.
Komentar : ……………………………………………………………………………..



6. Belajar itu hanyalah membuang-buang waktu.
Komentar : ……………………………………………………………………………



7. Saya menggunakan waktu istirahat untuk belajar
Komentar : …………………………………………………………………………….



8. Saya menggunakan semua waktuku hanya untuk membaca buku pelajaran
Komentar : …………………………………………………………………………….



9. Saya mengerjakan soal yang mudah-mudah saja
Komentar : ……………………………………………………………………………..


10. saya mengerjakan soal hanya dengan menebak-nebak.
Komentar : ……………………………………………………………………………

































SATUAN LAYANAN


Tugas perkembangan: Kesadaran tanggungjawab
Kemandirian siswa : 1. memahami kebiasaan siswa dalam menghadapi pelajaran
Bidang Bimbingan : Bimbingan pribadi dan belajar dan social
Jenis Layanan : Informasi ,orientasi dan Bimbingan kelompok
Instrumen : Pedoman kebiasaan belajar
Waktu : 2 x 45 menit
Sasaran : kelas 7
Tujuan : agar siswa dapat bersikap positif terhadap mata pelajaran
Materi : 1. Kebiasaan siswa menghadapi pelajaran
2. Membagi waktu kegiatan
3. Menyiapkan perlengkapan belajar
Kegiatan : 1. Tahap awal
Guru membimbing mengkondisikan kelas dengan mengabsen siswa,
Untuk menghangatkan suasana guru pembimbing membuat permainan “ 5 menit pertama “
2. Tahap kegiatan
Guru pembimbing memberikan tips cara menghadapi belajar
Guru pembimbing memberikan lembar kegiatan siswa
Guru pembimbing mengajak siswa untuk bimbingan kelompok kecil
3. Tahap penutupan
Guru pembimbing mengumpulkan hasil lembar kegaiatan untuk dianalisa dan selanjutnya bagi siswa yang memiliki masalah sama akan dikumpulkan untuk pertemuan kedua layanan konsultasi dan kunjungan rumah .
Dan siswa yang memiliki masalah khusus akan ditindak lanjuti dengan konseling individu ataupun layanan krisis.
Evaluasi : 1. Penilaian segera pada saat kegiatan bagaimana sikap dan kebiasaan siswa.
2. Penilaian jangka pendek setelah diberi layanan adakan perubahan sikap pada diri siswa.

Saketi, Juli 2010
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003



Time is money artinya bahwa waktu itu seperti uang, sangat bermanfaat dan harus dimanfaatkan, jadi jangan membiasakan membuang-buang waktu hanya untuk menonton televisi, betapa sayangnya jika waktu ini kita buang percumah……………………
Agar waktumu bermanfaat dengan baik, buatlah jadwal kegiatan sehingga kamu tahu hari ini yang belum kamu lakukan , oke …………….ini contoh jadwalku : .

WAKTU KEGIATAN
04.30-05.00 Bangun, mandi, sholat dan berdoa /ngaji
05.00-06.00 Belajar, menyelesaikan PR yang belum tuntas
06.00-06.30 Nyiapin buku ,makan, berangkat sekolah
06.00-07.00 Perjalanan ke sekolah
07.00-07.15 Piket kelas/ merapikan tempat duduk
07.15-12.45 Belajar di sekolah
13.00-14.00 Sholat ,Perjalanan pulang ,
14.00-15.30 Istirahat, makan, sholat
15.30-17.00 Melakukan kegiatan hoby ( main bola, nonton TV, plystation dll
17.00-19.00 Mandi, sholat, ngaji,makan
19.00-19.30 Nonton TV
19.30-22.00 Belajar, mengerjakan tugas
22.00-04.00 TIDUR MALAM

Jangan membiasakan menonton TV setelah belajar, akan lebih baik nonton TV terlebih dahulu dan baru belajar , dan setelah belajar biasakan langsung tidur karena memori akan tersimpan dalam otak.
Jangan belajar sistem “wayangan” semalam suntuk, ini kurang efektif ..frend!, lebih baik kamu belajar 2 jam rutin setiap hari. 2 x 6, akan lebih baik dari pada 6 x 2 , artinya 2 topik bahasan akan lebih baik dibaca 6 kali dari pada 6 topik bahasan dibaca 2 kali, alangkah tidak baiknya jika tidak membaca sama sekali .

Tidak Membaca satu hari maka akan kehilangan kesempatan satu tahun.......................
Karena .............................
Kesempatan tidak akan datang dua kali......................ingak.........ingak.........................








Bercermin
1. Buatlah jadwal kegiatanmu sehari hari.
WAKTU KEGIATAN
















2. Jika kamu lupa belum mengerjakan PR apa yang biasa kamu lakukan
Komentar : …………………………………………………………………………




3. Jika kamu kesiangan datang ke sekolah apa yang biasa kamu lakukan
Komentar : ………………………………………………………………………….




4. pekerjaan apa yang biasa kamu lakukan sehari-hari di rumah
Komentar : ………………………………………………………………………….





5. cara belajar seperti apa yang biasa kamu lakukan ( sambil mendengarkan musik) atau……………..Alasan…………………………………………………………….





6. Catatlah kebiasaan yang sering kamu lakukan

NO PERNYATAAN SLL SRG KD2 TDK ALASAN
1 Datang tepat waktu
2 Mengerjakan tugas di sekolah
3 Meminjam alat pelajaran pada teman
4 Menyiapkan buku pagi hari
5 Belajar malam hari………jam
6 Belajar bila esok ada ulangan
7 Belajar sambil mendengarkan musik
8 Belajar sambil bermain hp
9 Belajar kalau disuruh orang tua
10 Menyiapkan buku pelajaran sendiri
11 Membawa buku pelajaran sesuai jadwal
12 Menyiapkan buku pelajaran malam hari
13 ………………………
14 ………………………..
15 ………………………
16
17
18

















SATUAN LAYANAN

Tugas perkembangan: Pengembangan Pribadi
Kemandirian siswa : 1.Memahami dan memanfaatkan waktu luang
Bidang Bimbingan : Bimbingan pribadi dan belajar dan social , karer
Jenis Layanan : Informasi ,orientasi dan Bimbingan kelompok
Instrumen : Pedoman kebiasaan belajar
Waktu : 3 x 45 menit
Sasaran : kelas 8
Tujuan : agar siswa dapat bersikap positif terhadap mata pelajaran
Materi : 1. Kebiasaan siswa memanfaatkan waktu luang
2. Membagi jadwal waktu kegiatan

Kegiatan : 1. Tahap awal
Guru membimbing mengkondisikan kelas dengan mengabsen siswa,
Untuk menghangatkan suasana guru pembimbing membuat permainan “ harta karun “
2. Tahap kegiatan
Guru pembimbing memberikan tips cara memanfaatkan waktu luang
Guru pembimbing memberikan lembar kegiatan siswa tentang kebiasaan belajar siswa
Guru pembimbing mengajak siswa untuk bimbingan kelompok kecil
3. Tahap penutupan
Guru pembimbing mengumpulkan hasil lembar kegaiatan untuk dianalisa dan selanjutnya bagi siswa yang memiliki masalah sama akan dikumpulkan untuk pertemuan kedua layanan konsultasi dan kolaborasi .
Dan siswa yang memiliki masalah khusus akan ditindak lanjuti dengan konseling individu ataupun layanan krisis.
Teknik kegiatan : teknik pembiasaan
a. Rutin : secara rutin guru pembimbing melalui bimbingan teman sebaya memberikan monetoring terhadap kebiasaan siswa.
b. Spontan : secara spontan tanpa bimbingan guru siswa memanfaatkan waktu luang untuk belajar
c. Teladan : Guru memberikan keteladanan/ contoh positif dalam memanfaatkan waktu luang
d. Terprogram : satu tahun sekali guru pembimbing memprogramkan bersama pembina OSIS untuk karya wisata ketempat-tempat bersejarah atau ke alam.
Evaluasi : 1. Penilaian segera /proses pada saat kegiatan bagaimana persepsi siswa selama kegiatan.
2. Penilaian jangka pendek/hasil setelah diberi layanan adakan perubahan kebiasaan pada diri siswa.

Format Penilaian : Format penilaian ini dilakukan oleh temannya, setiap kelas dibagi menjadi 4 kelompok, setiap kelompok ditunjuk satu rang sebagai observer.
Penilaian ini dilakukan selama satu bulan , untuk mengetahui kebiasaan siswa.

Nama Siswa : ........................................................................ Kelas : ..............

NO Kegiatan Pembiasaan Frekuensi
SL KD JR TD
1 Belajar pada jam istirahat
2 Mengerjakan PR pada jan istirahat
3 Membuat rangkuman pada jam kosong
4 Membaca buku pada setiap ada waktu luang
5 Pergi keperputakaan setiap hari
6 Cerita tentang pelajaran yang baru selesai diajarkan
7 Diskusi tentang berbagai pelajaran
8 Bertanya kepada guru jika kurang mengerti disaat istirahat
9 Diskusi pelajaran di saat liburan
10
11
12




Observer

..................

Catatan : jika ditemukan hasil pengamatan menunjukan kebiasaan negatif maka akan ditindak lanjuti dengan konseling kelompok atau konseling individu.

Saketi, Juli 2010
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Pembimbing




Drs. RULI RUSONI, M.M HERRIWAN, S.Pd
NIP. 195712101981111002 NIP. 196706241997021003
MANFAAT LIBUR

Asyikk …………………….libur……………….kemana ya………………?
Jalan-jalan? Gak punya uang! Nonton TV…? Bosan!!! Baca buku……..ngantuk!! apa ya ..enaknya ……………….
Frend….! Gak perlu bingung, libur manfaatkan untuk belajar, biar gak bosan cari suasana lain, misalnaya di taman. Di perpustakaan atau di tempat-tempat yang belum pernah kita kunjungi gak perlu jauh, dekat-dekat saja ….dan cari teman ………….pasti asyik………….
Belajar di tempat seperti ini memang mengasyikan , dipinggir pantai ……………….tapi jangan lupa tujuan utama kita belajar dan diskusi mengenai berbagai pelajaran………………….selesai belajar makan bersama teman tapi tetap topik kita “ belajar” selesai makan kita cari pengalaman yang menark seperti belajar tentang abrasi pantai, macam batuan, tidak itu saja kita juga bisa belajar bahasa Inggris, gimana caranya……..? itu ada Turis kita ajak ngomong yuk….. Belajar matematika ? bisa!, coba hitung berapa orang yang suka mandi di laut, berapa orang yang suka duduk saja, berapa orang yang suka makan bakso di panatai, berapa orang yang suka makan bakso dan suka mandi di laut, itu kan tentang Himpunan............he..he..he... asyik kan. .


Tugas
1. Ceritakan pengalaman kamu pada saat libur sekolah
Jawab……………………………………………………………………………




2. Berapa persenkah waktu yang kamu gunakan untuk belajar selama liburan
….% alasan ……………………………………………………………….





3. Waktu libur saya membosankan
Komentar : ……………………………………………………………….





4. Saya selalu mendatangi perpustakaan di saat libur sekolah
Komentar :…………………………………………………………

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar