Senin, 05 September 2011

7 Tahap Perjalanan Jiwa

Perjalanan 7 Tingkat Kesadaran Jiwa:

Tingkat Pertama : “Pemurnian Budi – Kerinduan terdalam”

Tingkat Kedua : “Pemurnian Rasa”. Jiwa selalu berada dalam hubungan dengan yang lainnya. Dalam hubungan itu lah…Jiwa mengalami sisi terang dan bayang – bayangnya, Antara mimpi dan kenyataan. Antara dendam dan pengampunan
Antara Cinta dan Kehilangan. Semua dirasakan jiwa sebagai letupan – letupan rasa hanyalah sebagian dari dirinya…
Jiwa lebih besar dari perasaannya…

Tingkat Ketiga : “Pemurnian Hati”. Jauhilah segala penyakit hati.

Tingkat Keempat : “Keheningan Jiwa”. Dalam tingkatan keempat kita diajak untuk melepaskan EGO(segala asumsi2) - takut/kuatir/serakah untuk masuk dlm suatu kekosongan diri(Hening). Jiwa menjadi hening ketika melepaskan egonya… Dan membiarkan hidupnya diarahkan oleh makna…Buah dari Keheningan Jiwa adalah Doa.

Tingkat Kelima : “Kebebasan batin”. Kemerdekaan batin tercapai ketika jiwa mampu berkata : “Aku bebas dari rasa dendam, penderitaan, kemarahan dan rasa bersalah.”
“Aku bebas dari rasa diriku adalah yang terpenting’ “Aku bebas dari rasa mengasihani diri”
“Aku bisa menertawakan diriku sendiri”
Aku melihat kejenakaan kehidupan…

Tingkat Keenam : Pengorbanan diri karena Cinta adalah jalan Jiwa untuk menemukan Kedamaian Sejati.

Jiwa tidak akan kehilangan apa – apa. Akan tetapi justru akan mulai melihat KehadiranNya dalam segala sesuatu.

Jiwa menari dengan irama alam semesta…
Dia tidak lagi berada di dalam dunia…
Dunia berada dalam dirinya..

Tingkat Ketujuh : “Pencerahan” Inilah tingkat tertinggi dari kesadaran Jiwa. Ketika Jiwa bersatu dengan Yang Ilahi.
Ketika mata Jiwa dibuka dan menemukan bahwa dirinya mengatasi kehidupan, maut dan kematian…
Karena dirinya adalah Roh Murni, dari awal dan akan senantiasa demikian

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar